Seperti biasa
Sudah sebulan sejak aku memutuskan untuk tak lagi mengharapkanmu. tak pula mencoba menghubungimu ataupun mencari tahu tentangmu.
sejak aku tahu telah ada seseorang disampingmu, seseorang yang sepertinya sangat kau cinta.
Sepertinya aku tak punya harapan untuk untuk mendapatkanmu.
Maka kuputuskan pula untuk menerima seseorang yang ingin masuk kedalam kehidupanku. menerima seseorang yang akan menjadi tameng perasaanku.
aku pikir sekarang aku bisa menerima kalimat "cinta datang karena terbiasa" atau "lebih baik dicintai daripada mencintai".
Tapi, selama itupun tak ada yang berubah pada perasaanku.
masih memikirkanmu
masih menharapkanmu
apa aku terlalu cepat menilai perasaanku?
apa aku terlalu buta dengan cintaku sampai mengorbankan dia yang datang menawarkan cinta tulusnya yang terabaikan?
Cinta itu buta bukan?
atau aku yang telah meletakkan cinta pada orang yang salah?
sejak aku tahu telah ada seseorang disampingmu, seseorang yang sepertinya sangat kau cinta.
Sepertinya aku tak punya harapan untuk untuk mendapatkanmu.
Maka kuputuskan pula untuk menerima seseorang yang ingin masuk kedalam kehidupanku. menerima seseorang yang akan menjadi tameng perasaanku.
aku pikir sekarang aku bisa menerima kalimat "cinta datang karena terbiasa" atau "lebih baik dicintai daripada mencintai".
Tapi, selama itupun tak ada yang berubah pada perasaanku.
masih memikirkanmu
masih menharapkanmu
apa aku terlalu cepat menilai perasaanku?
apa aku terlalu buta dengan cintaku sampai mengorbankan dia yang datang menawarkan cinta tulusnya yang terabaikan?
Cinta itu buta bukan?
atau aku yang telah meletakkan cinta pada orang yang salah?
Posted 17th September 2013 by Jessayu
