Kamu

                                   Kamu



Kudapatkan hatimu seperti rencanaku dulu 
Bila tak ingat akan malu pastinya sudahlah terjadi
Kemana pun ku pergi hatiku tetap dekat kamu   
Sejuta hal yang membentang tak 'kan kuurungkan niat cinta ini 

Kamu hanyalah kamu yang ada di hatiku  
Tak ada yang lain pun terlintas 
  
Sesejuk embun pagi gambaran hati ini  
Terimalah ku dengan tulusmu



Lagu di atas pas banget buat orang lagi menjalani cinta diam-diamnya :p
apalagi kalo yang menjalani seorang wanita.. tambah nyess... x_x  karena sebagai wanita timur menyatakan cinta duluan suatu hal yang masih di anggap tabu. jadi cuma bisa nunggu.
nah.. gimana kalo orang yang di cintai diam-diam malah gak tau apa-apa?

Mencintai orang secara diam-diam.
Jatuh cinta padanya. tertarik pada seseorang dan hanya bisa melihatnya dari jauh, mencari tahu apa saja yang di sukai ataupun tak di sukainya.
mencari tahu orang seperti apa dia, mencari tahu apa saja tentang dia secara diam-diam.
Persis seperti yang ditulis Bang Radith di bukunya, kalo orang yang jatuh cinta diam-diam itu selalu dengan pintar mengintai orang yang mereka taksir. Mereka akan selalu dengan cekatan mencari tau apapun tentang si dia
Seperti kamu tahu nomer handphonenya tapi tak pernah sekalipun mencoba menghubunginya. hanya menyimpan nomernya di contact handphoneMu.
Seperti meng-add akun facebooknya dan hanya berani men-like status nya tanpa berani mengomentari.
Seperti meng-invite Pin Blackberry Messenger dan hanya senang melihatnya di Recent Update. 

yah.. terlihat sepertinya orang yang putus asa tapi tetap dengan harapan yang tinggi.
begitulah jika mencintai diam-diam.

“Pada akhirnya, orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan. Mereka cuma bisa mendoakan, setelah capek berharap, pengharapan yang ada dari dulu, yang tumbuh dari mulai kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh.

Orang yang jatuh cinta diam-diam pada akhirnya menerima. Orang yang jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bisa jadi yang tidak kita sesungguhnya butuhkan. Dan sebenarnya, yang kita butuhkan hanyalah merelakan.

Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yang mereka selalu lakukan, jatuh cinta sendirian.”
(Raditya Dika)




Posted by
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai